Pelajaran SKI (Sejarah Kebudayaan Islam)
Masuknya Islam ke Nusantara
Secara garis besar penyebaran Islam di Indonesia melalui :
- Perdagangan
Pedagang muslim yang berdagang ke Indonesia makin lama makin banyak sehingga membentuk pemukiman yang disebut pekojan. Dari pekojan inilah mereka berinteraksi, dan berasimilasi dengan warga lokal sembari menyebarkan agama Islam.
- Perkawinan
Melalui interaksi tersebut, pada gilirannya keluarga muslim itu berkembang menjadi perkampungan muslim, lebih luas lagi menjadi masyarakat muslim. Masyarakat muslim inilah yang di kemudian hari berkembang menjadi kerajaan Islam.
- Pendidikan
Mereka memberikan pendidikan berawal dari rumah, masjid serta musholla. Setelah itu, mereka mendirikan madrasah dan pondok pesantren untuk mendidik generasi muda yang tertarik menjadi peran santri. Pesantren ini terbuka bagi siapapun dan daerah lain. Semakin terkenal kiai yang mengajar disebuah pesantren itu, semakin besar pula pengaruh pesantren tersebut ditengah masyarakat. Setelah selesai mengikuti pendidikan, mereka kembali ke kampung halaman masing-masing. Ada pula yang pergi ke tempat-tempat lain disana para santri berdakwah dan mengajarkan Islam. Aktifitas seperti inilah yang turut memperluas pengaruh Islam ke berbagai penjuru Indonesia.
- Tasawuf
Ajaran tasawuf ini banyak dijumpai dalam cerita babad dan hikayat masyarakat setempat. Beberapa tokoh penyebar tasawuf yang terkenal adalah Syaikh Hamzah Fansuri, Syaikh Syamsudin, Syaikh Abdul Shomad, dan Syaikh Nuruddin ar-Raniri.
- Kesenian
Berdasarkan bukti-bukti yang ada, Islam pertama kali masuk ke Indonesia pada bad ke-7 Masehi atau abad ke-1 Hijriyah. Masuknya Islam ke Indonesia dari Arab melalui dua jalur, yaitu :
a. Jalur utara, dengan rute : Arab (Mekkah dan Madinah)-Damaskus-Baghdad-Gujarat(pantai Barat India)-Srilanka-Indonesia.
b. Jalur selatan, dengan rute : Arab (Mekkah dan Madinah)-Yaman-Gujarat (pantai Barat India)-Srilanka-Indonesia.
Masuk dan berkembangnya agama Islam di Indonesia adalah peranan para pedagang, khususnya para pedagang Islam dari Arab, Persia dan Gujarat/India. Mereka datang ke daerah-daerah di Indonesia untuk berdagang sekaligus menyebarkan agama Islam. Dari interaksi yang terjadi antara para pedagang muslim dengan penduduk setempat, agama Islam kemudian berkembang sampai berdirinya sebuah kerajaan.
Kerajaan Samudera Pasai adalah kerajaan Islam pertama di Indonesia. Pada saat itu, Pasai menjadi pusat perdagangan yang banyak disinggahi para pedagang dari berbagai negara, termasuk para pedagang Islam dari Gujarat dan Persia. Demikian pula para pedagang dari berbagai daerah di Indonesia seperti para pedagang Jawa. Dari interkasi para pedagang Islam dengan orang Jawa, Islam juga berkembang di Pulau Jawa.
Perkembangan Islam di pulau Jawa terjadi sangat cepat, seiring dengan semakin lemahnya Kerajaan Majapahit. Komunitas muslim di Jawa kemudian mendirikan kerajaan Islam pertama di Pulau Jawa, yakni Kerajaan Demak. Dalam perkembangannya Kerajaan Demak tumbuh menjadi pusat penyebaran agama Islam ke berbagai daerah di Indonesia.
Faktor yang menyebabkan Islam mudah diterima oleh rakyat Indonesia dan berkembang dengan cepat adalah :
a. Syarat-syarat masuk agama Islam sangat mudah. Seseorang telah dianggap masuk Islam bila ia telah mengucapkan dua kalimat syahadat.
b. Ajaran Islam tidak mengenal adanya kasta-kasta dan menganggap manusia mempunyai kedudukan yang sama dihadapan Allah. Kemuliaan seseorang tidak ditentukan oleh kaya-miskinnya, pangkat dan jabatannya, tetapi oleh nilai ketaqwaannya kepada Allah.
c. Upacara-upacara keagamaan dalam ajaran Islam sangat sederhana dan tidak harus mengeluarkan banyak biaya.
d. Agama Islam yang menyebar di Indonesia disesuaikan dengan adat dan tradisi bangsa Indonesia dan dalam penyebarannya dilakukan dengan damai tanpa kekerasan.
e. Sifat bangsa Indonesia yang ramah tamah memberi peluang untuk bergaul lebih erat dengan bangsa lain. Di dalam pergaulan yang erat itu kemudian terjadi saling mempengaruhi dan saling pengertian.
f. Runtuhnya Kerajaan Majapahit memperlancar penyebaran agama Islam.
Faktor-faktor tersebut diatas didukung pula dengan semangat para penganut Islam untuk terus menyebarkan agama yang telah dianutnya. Bagi penganut Islam, menyebarkan agama Islam adalah sebuah kewajiban.
Ada 3 teori yang menjelaskan mengenai masuknya Islam ke Indonesia. Yakni, teori Gujarat (India), teori Persia, dan teori Mekkah.
Bukti tertua tentang agama Islam di Pulau Jawa berasal dari batu nisan Fatimah binti Maimun di Leran, Gresik yang berangka tahun 1082 M.
Komentar
Posting Komentar